Xhaka: Kami Terlalu Penakut

Olahraga

Arsenal tidak dapat mempertahankan keunggulan mereka dengan dua gol melawan Watford di minggu kelima Liga Premier Inggris 2019/20. Di akhir pertandingan, The Gunners harus puas dengan pertandingan 2-2 melawan Watford. Menurut gelandang Arsenal Granit Xhaka, Arsenal bermain sangat buruk di babak kedua. Setelah memenangkan dua gol, rekan satu timnya bahkan takut bola di bawah kendali.

Arsenal mampu memimpin dua gol di babak pertama melalui beberapa gol dari Pierre-Emerick Aubameyang. Tetapi kesalahan Sokratis Papastathopoulos dan kesalahan David Luiz di kotak penalti menyebabkan gol Watford. Keduanya terjadi di babak kedua. Kemenangan Arsenal sempat menyebar. Tidak hanya kali ini pertahanan Arsenal membuat gelandangan. Misalnya, dalam pertarungan melawan Liverpool, penalti Mohamed Salah tidak bebas dari pelanggaran David Luiz di area penalti. Sejak pramusim, Arsenal mengalami masalah hingga akhirnya ia merekrut Luiz dari Chelsea. Namun ternyata kehadiran Luiz masih belum menjadi solusi bagi pertahanan Arsenal.

Arsenal sendiri sepertinya tidak unggul dalam pertandingan melawan Watford. Terlepas dari kenyataan bahwa ia mampu mencetak dua gol di babak pertama, tim Unai Emery hanya menciptakan tiga peluang. Watford telah melepaskan 8 tembakan pada saat itu. Watford menjadi gila di babak kedua. Dengan memasukkan pemain seperti Andre Gray dan Roberto Pereyra, Watford, yang sekarang dilatih oleh Quique Sanchez Flores, semakin bebas untuk menyerang. Mereka mencatatkan total 31 tembakan, Arsenal hanya 8 tembakan.

Menurut Xhaka, putaran kedua di Vicarage Road sebenarnya adalah balapan yang sulit bagi Arsenal. Masuknya Joe Willocks, Lucas Torreiras dan Reiss Nelson tidak dapat memperbaiki situasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *