Jose Mourinho dan Rivalitas yang Terlupakan

Olahraga

Kembalinya Jose Mourinho ke Liga Premier Inggris langsung memicu intrik di sela-sela. Setelah istirahat 11 bulan, Special One akan sekali lagi bertarung dengan Jurgen Klopp, Pep Guardiola dan Frank Lampard. Totourham, tuan rumah bagi Mourinho, Chelsea dan Lampard pada Desember 2019. Sebulan kemudian menurut sumber bola288, giliran Klopp untuk membawa timnya ke London Utara. Guardiola akan mengunjungi Stadion Tottenham Hotspur pada Februari 2020.

Dengan atau tanpa Mourinho, seluruh pertandingan di atas bisa dikelompokkan sebagai pertandingan yang terhitung besar. Namun, pelatih asal Portugal tersebut sepertinya meningkatkan nilai penjualan yang ada. Mengingat sejarah yang dia miliki dengan semua pemimpin di atas. Dalam persaingan kesatunya sebagai pelatih kepala Lilywhites, Mourinho pun segera bertemu dengan di antara arsiteknya, Manuel Pellegrini.

West Ham United dari Pellegrini menerima ‘kehormatan’ menyambut kembalinya Mourinho ke Liga Premier. Banyak pihak pasti akan menekankan pertandingan tersebut. Terlepas dari situasi kedua kesebelasan yang bertarung di akhir musim 2019/2020. Pellegrini memenangkan Liga Premier Inggris pada 2013/2014. Mourinho ‘merespons’ dengan menjadi juara persaingan pada 2014/2015. Pada mula musim 2015/2016, Manchester City Chelsea menewaskan tiga gol tanpa jawaban. Pellegrini merasa senang dan puas, bahkan berpikir, bahwa anak asuhnya bisa mencetak lebih tidak sedikit lagi andai Asmir Begovic tidak tampil menawan di bawah rezim Chelsea.

Sementara Mourinho berasumsi bahwa kemenangan 3-0 guna Pellegrini ialah hasil yang salah. “Babak kesatu kami sebetulnya sulit untuk membuat peluang. Namun di babak kedua kami mendominasi. “Skor 3-0 ialah hasil yang salah untuk saya sebab Chelsea sendiri bermain lebih baik daripada dia,” kata Mourinho. Ketegangan antara Mourinho dan Pellegrini bermunculan jauh sebelum dua-duanya bertemu di Inggris. Mourinho ialah sosok Real Madrid yang yakin bakal menggantikan Pellegrini guna musim 2010/2011.

Pellegrini kemudian dicarter oleh Malaga, hendak mengganti urutan sepakbola Spanyol. Bawa Júlio Baptista, Sergio Asenjo dan Martín Demichelis di hadapan Santi Cazorla, Isco, Joaquin Sanchez, Ruud van Nisterooy dan nama-nama familiar lainnya satu musim kemudian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *